Penembakan Dua Bar di Afrika Selatan Dalam Satu Malam

Senin, 11 Jul 2022 | 15:01 Wib Mitrapos Redaksi

MITRAPOS | MANCANEGARA – Sekitar empat orang tewas dan delapan luka-luka di sebuah bar Pietermaritzburg, Afrika Selatan bagian timur setelah dua pria menembak tanpa pandang bulu ke pengunjung sekitar pukul 20.30. Polisi setempat mengatakan, terjadi penembakan serupa pada malam yang sama di bar Soweto dan menewaskan 15 orang, Minggu (10/07/2022).

“Pada sabtu malam, dua orang memasuki bar di Kota Pietermaritzburg, KwaZulu-Natal dan menembakkan tembakan acak ke arah pengunjung, lalu melarikan diri,” ujar juru bicara polisi setempat, Nqobile Gwala, seperti dilansir dari The Guardian.

Dikatakan, Polisi setempat masih berusaha memverifikasi apakah dua serangan di Johannesburg dan Pietermaritzburg itu terkait, dan masih mencari kesamaan dari dua insiden tersebut.

“Total ada 12 orang yang tertembak disini (bar Pietermaritzburg), dua orang dinyatakan meninggal di tempat kejadian dan dua lainnya meninggal di rumah sakit, lalu delapan orang lainnya masih di rumah sakit setelah mengalami luka-luka.” ucap Nqobile Gwala yang juga mengatakan, korban tewas berusia antara 30 dan 45 tahun.

Di tempat terpisah, Walikota Pietermaritzburg, Mzimkhulu Thebola, mengatakan serangan itu berakhir dengan sangat cepat tanpa perampokan, percakapan atau perkelahian.

“Setiap minggu kami mendapat kabar orang-orang yang baru saja ditembak secara acak, noda darah terlihat di tanah di depan bar,” kata Mzimkhulu Thebola.

Diketahui, beberapa jam kemudian setelah insiden tersebut, segerombolan orang bersenjata menewaskan 15 orang dan melukai delapan lainnya dalam penembakan secara acak di sebuah kedai bar di wilayah Soweto, Afrika Selatan.

“Ketika kami tiba di tempat kejadian, 12 orang tewas dengan luka tembak,” ujar petugas polisi setempat, Nonhlanhla Kubheka kepada The Guardian.

Letnan Polisi, Elias Mawela, mengatakan sebelas orang dibawa ke rumah sakit dan kemudian tiga orang meninggal karena luka-luka mereka, “Korban tewas berusia 19 hingga 35 tahun dan termasuk diantaranya ada dua wanita,” paparnya.

Tidak ada rincian mengenai penyerang, tambah Elias Mawela, dan polisi forensik masih mengumpulkan bukti-bukti.

(Pandu-Mitrapos)